Hubungan penilaian raport dengan UASBN

Sistem pendidikan di Indonesia sekarang pada tingkat SD,SMP,SMA telah menggunakan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional sebagai tolak ukur kelulusan siswa.Menyoroti hal ini,kita harus melihat proses penilaian dari awal anak-anak masuk sekolah pada tiap jenjang pendidikan.Dan pada kali ini kita akan membahas sesuatu yang mungkin harus di sesuaikan dalam menentukan kenaikan kelas,kelulusan yang terdapat beberapa masalah,antara lain :

1. Kenaikan kelas pada tingkat SD

Pada penyusunan penilaian di raport tingkat sekolah dasar tidak di dasarkan

pada nilai ulangan akhir tahun saja,tetapi masih di jumlahkan dengan rata-rata

nilai harian +ulangan pada setiap tema atau materi pelajaran+nilai rata-rata

PR dan tugas.Meskipun nilai ulangan akir tahun seorang anak mendapatkan

nilai yang kurang dari Kriteria Ketuntasan Minimal atau yang biasa disebut

dengan KKM,belum tentu anak tersebut akan tinggal di kelas atau tidak naik

kelas.nilai raport kemungkinan akan bisa berubah menjadi baik setelah di

tambahkan dengan rata-rata nilai ulangan tiap materi pelajaran dan PR atau

pun tugas.Tetapi yang menjadi pertanyaan ” Apakah setiap guru telah melaku-

kan penilaian raport dengan jujur ? Apakah semua nilai tersebut murni?”

2. Kelulusan sekolah

Pada tingkat SMP dan SMA Kriteria Ketuntasan Minimal atau yang disebut

KKM di tentukan oleh pemerintah.Pada tingkat Sekolah Dasar,KKM atau nilai

minimal yang harus di capai oleh seorang siswa di tentukan oleh masing-

masing Satuan Pendidikan atau SP ( Sekolah,Red ),sehingga dimungkinkan

meringankan sekolah untukk menentukan KKM yang di sesuaikan dengan

kemampuan anak-anak kelas 6 yang menghadapi ujian dan di perkirakan hal

ini akan membuka peluang kelulusan bagi semua siswa SD.Tapi apakah hal ini

bisa menjamin mutu lulusan Sekolah Dasar?

Dari beberapa masalah tersebut bisa kita lihat adanya perbedaan pola kenaikan kelas dengan kelulusan siswa sekolah dasar.Jika memang Kelulusan sekolah hanya berdasarkan Nilai UASBN,seharusnya Pemerintah lewat Dinas Pendidikan merubah Sistem penilaian raport yang di gunakan sebagai dasar kenaikan kelas,yaitu kenaikan kelas hanya di dasarkan pada nilai Ulangan Akhir Tahun atau UAT sebagai konsekuensi di terapkannya Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional atau UASBN.

5 Tanggapan

  1. Saya sangat senang adanya blog inikarena sangat membantu bagi saya khususnya, akan tetapi kaya kumoulan soal-soal ulangan, UASBN, mhn ditambah beserta kuncinya, dan Adminitrasilainya (Adminitrasi perpus, Adminitrasi Pramuka Gudep, adminitrasi UKS, dll). Trimakasih SAYA TUNGGU PANDUAN atau File-file terbaru, SUKSES UNTUKMU…………..

  2. Untuk tingkat SMA, KKM tidak ditentukan oleh pemerintah, tapi oleh satuan pendidikan

  3. Eh saya tuh mau minta ulangan Kenaikan Kelas (UKK) Kelas 5 SMT 2.Titik.Pokoknya harus ada?
    Bapak Hamid Wijaya pokoknya bikinin Ulangan Kenaikan Kelas (UKK) untuk anak saya . Kelas 5

  4. terima kasih banyak dengan adanya blog in cos dapat bermanfaat dan membantu tugas saya.

  5. puasssss

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: